Sabtu, 28 Juni 2014

Mewujudkan Keluarga yang Bahagia dengan Bioenergi



Kehidupan manusia tidak pernah terlepas dari segala peristiwa yang menakjubkan, entah itu akan dirasakan sebagai kebahagiaan atau pun penderitaan. Keadaan tersebut adalah kehidupan yang telah ditakdirkan oleh Sang Pencipta sehingga kita mau tidak mau harus menerimanya dengan ikhlas dan berlapang dada. Takdir rupanya telah direncanakan oleh Tuhan, namun kita dapat mengubah takdir tersebut menjadi lebih bermakna apabila kita mau berusaha dan berpikir sesuai dengan kemampuan dan mengarahkannya seperti apa yang kita harapkan. Dengan begitu, Tuhan pasti akan memberikan kelimpahan yang lebih dan lebih lagi dalam kehidupan kita. Sebagai manusia, kita harus berusaha mewujudkan semua itu dengan cara yang terbaik, disertai doa yang dipenuhi dengan kepasrahan.

Via adalah seorang gadis yang sedang menempuh pendidikan sarjana di salah satu universitas swasta di Yogyakarta. Ia tinggal dengan kedua orang tuanya dan seorang adiknya yang masih duduk di bangku kelas lima SD. Walaupun tinggal dekat dengan kedua orang tuanya, Via tidak pernah merasa tenang dan damai. Ia merasakan ketidaknyamanan saat menginjakkan kaki di rumahnya; berbeda dengan setiap orang yang selalu nyaman dan ingin berada dalam kehangatan keluarga di rumah mereka. Bahkan ia menganggap rumahnya sebagai neraka yang selalu membuat hatinya berduka dan menangis setiap saat.

Kesedihan Via tersebut bukanlah tanpa alasan. Dia merasakan kegundahan yang luar biasa karena suasana rumahnya selalu dipenuhi dengan kegaduhan suara yang keras. Suara ini bukan karena keceriaan atau canda tawa dari anggota keluarganya, namun ini disebabkan karena pertengkaran hebat kedua orang tuanya yang setiap hari memekakkan telinganya. Sungguh ngilu hatinya saat pulang kuliah, bukan sambutan hangat yang diterimanya, namun teriakan keras disertai tangis dari ibunya yang ia dengar. Hanya kecemburuan dan kecemburuan yang menjadi inti permasalahan keluarga tersebut. Kecemburuan yang tidak rasional dari ibunya membawa permasalahan keluarganya menjadi semakin rumit. Padahal, ayahnya selalu bertindak jujur, bahkan sama sekali tidak pernah bertindak buruk terhadap keluarganya, apalagi selingkuh. Namun hal tersebut tidak pernah diindahkan oleh ibunya. Setiap hari selalui diwarnai perasaan marah dan emosi mendalam tanpa bisa menerima segala hal yang menjadi alasan ayahnya.

Terkadang Via merasa iba terhadap adiknya yang tergolong masih sangat kecil, namun sudah dipaksa untuk mengenyam segala fenomena buruk yang dialami setiap hari dirumahnya. Tidak jarang ia melihat adiknya murung, bersedih bahkan meneteskan air mata atas segala hal yang terjadi. Bukan pertengkaran yang seharusnya dilakukan oleh kedua orang tuanya. Mereka seharusnya memberikan curahan kasih sayang dan perhatian bagi dia dan adiknya agar mengalami pertumbuhan mental dan psikis yang lebih baik. Akhirnya dengan kesadaran sendiri, Via berniat untuk membawa masalah ini ke Bioenergi Center agar mendapat jalan terbaik bagi permasalahannya.

Pada saat bertemu dengan saya, ia terlihat sangat sedih bahkan sesekali meneteskan air mata saat menceritakan permasalahan tersebut di hadapan saya. Dia takut apabila masalah ini akan berujung kepada perceraian kedua orang tuanya. Dia juga khawatir bahwa kondisi ini akan menghambat pertumbuhan pikiran dan mental adiknya, apalagi jika nantinya akan menjadi trauma yang berkepanjangan. Via tidak ingin pula melihat keluarganya hancur hanya karena kesalahpahaman yang tidak pernah bertepi. Ia bahagia karena segala kebutuhan hidupnya terpenuhi dan tinggal dalam sebuah perumahan yang mewah. Namun dibalik semua itu ia juga menderita karena ketenteraman batin sama sekali tidak pernah ia rasakan. Seandainya disuruh memilih, ia lebih mengharapkan hidup sederhana namun dilimpahi dengan ketenangan dan kasih sayang, daripada ia harus hidup berkelimpahan namun setiap saat hatinya selalu gundah dan tidak pernah merasakan ketenangan lahir dan batin.

Akhirnya saya memberi
kan pencerahan kepada Via dengan mengarahkannya untuk menyadari Bioenergi yang sebenarnya telah bersemayam dalam diri setiap orang. Setiap manusia memiliki daya kreatif Bioenergi yang dapat ia gunakan untuk berpikir dan bertindak seperti apa pun yang ia inginkan. Apabila kita memberdayakan kecerdasan Bioenergi ini di dalam tubuh maka segala hal yang kita lakukan akan diberikan kemudahan dan jalan yang terbaik. Cara paling sederhana untuk mengaktifkan daya kreatif tersebut hanyalah dengan menciptakan sebuah pemikiran yang positif dan menghilangkan segala energi negatif dari dalam diri dan kehidupan kita. Oleh karena itu, setiap saat kita harus berpikir akan keceriaan, kesenangan, kebahagiaan, ketenangan, kedamaian dan keharmonisan hidup. Lalu, untuk menyempurnakannya, hilangkan segala rasa takut, cemas, cemburu, gelisah dan tentunya harus dapat meredam emosi dari dalam hati kita. Apabila kita dapat menyeimbangkan dan menciptakan berbagai kondisi yang menyenangkan maka kehidupan kita juga akan lebih selaras dan harmonis.

Via pun akhirnya mulai memahami beberapa hal yang telah saya utarakan. Namun dia masih bingung dengan penyelesaian masalah keluarganya tersebut, dia masih ragu apakah semuanya akan bisa diselesaikan apabila ibunya tidak bersamanya pada saat itu. Padahal yang bermasalah adalah ibunya, sehingga dalam benaknya, ibunya juga harus datang ke Bioenergi. Namun saya dengan jelas mengatakan bahwa segala hal yang terkait dengan Bioenergi tidaklah sulit untuk diaplikasikan, bahkan dalam jarak yang jauh, Bioenergi dapat diakses ke tubuh orang yang membutuhkan. Kepada saya ia mengungkapkan ingin belajar kecerdasan Bioenergi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, utama untuk mewujudkan keharmonisan keluarganya. Pada saat itu pula, saya membantunya untuk mengakses kecerdasan Bioenergi itu melalui jarak jauh agar ibunya terdorong untuk berpikir dengan hati dan pikiran yang positif. Pada saat itu pula saya memberikan sebuah buku berjudul ”Kecerdasan Bioenergi” yang berisi tentang pencerahan hidup dari berbagai masalah manusia yang dapat dipelajari kapan pun dan dimana pun. Saya juga mengajarkan beberapa doa kepadanya untuk meringankan beban hidupnya. Via berjanji kepada saya untuk memahami dan mengaplikasikan segala metode kreatif dalam buku tersebut untuk menyelesaikan permasalahan hidupnya secara perlahan.

Dua minggu setelah itu, Via kembali datang ke Bioenergi. Kedatangannya kali ini bukan untuk mencurahkan kesedihan hidupnya, namun untuk mengungkapkan rasa bahagia penuh haru atas kelimpahan luar biasa yang diwujudkan oleh Bioenergi. Ia mengaku menjadi lebih tenang dan damai setelah beberapa saat membaca dan menerapkan isi buku tersebut. Bahkan yang lebih mengejutkan, ibunya juga mau membaca dan memanfaatkan isi buku tersebut sehingga memudahkan langkahnya dalam menyelesaikan permasalahan keluarganya itu. Hanya dalam waktu singkat, ibunya tidak pernah lagi merasakan kecemburuan dan kemarahan akibat emosi sesaatnya, seperti yang biasa terjadi. Bahkan, ibunya kini menjadi sosok yang lebih sabar, patuh terhadap suami, lebih bijaksana dan yang paling membahagiakan adalah semakin sayang terhadap keluarganya. Ayahnya pun sangat senang dengan kerja keras Via yang ingin mengembalikan keharmonisan keluarganya dengan cara yang tepat dan menakjubkan melalui kecerdasan Bioenergi. Akhirnya, kini Via merasakan kehidupan yang dipenuhi dengan rasa damai, tenang dan bertabur dengan kasih sayang. Via sangat yakin bahwa Anugerah Tuhan atas limpahan kecerdasan Bioenergi ini telah membawa kehidupan keluarganya ke jalur roda kehidupan di tingkat yang paling menakjubkan, dikelilingi dengan cahaya cinta yang semakin terang dan harmoni senandung hati yang berisi keceriaan dan kebahagiaan.

Jika Anda ingin mengatasi masalah keluarga seperti pengalaman Sdri. Via Risqi, Segera Konsultasikan ke Syaiful M. Maghsri. Hotline: 0818278880, 085327271999, Office (0274) 412446.

Pengalaman Via Risqi Monica dari Yogyakarta (19 tahun)


Anda Sedang Menghadapi Berbagai Masalah? Ingin Segera Mendapatkan Solusinya? Pastikan Hubungi dan Konsultasikan Masalah Anda ke Syaiful M. Maghsri agar Anda tahu cara mengatasi masalah dengan cepat. Hotline: 0818278880, 085327271999, Office (0274)412446.  

Salam Sehat & Sukses Selalu



SHARE THIS